Shenzhou-22 Terbang dalam Misi Darurat Pertama Program Antariksa China

Facebook
Twitter
WhatsApp

TBDC – China berhasil meluncurkan wahana antariksa Shenzhou-22 dalam misi darurat pertamanya di program penerbangan luar angkasa berawak. Peluncuran dilakukan dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan, China barat laut, pada Selasa (25/11) pukul 12.11 waktu Beijing (11.11 WIB), menandai keberhasilan penting bagi sistem respons cepat negara tersebut.

Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA) memastikan misi ini berjalan sepenuhnya sukses. Sekitar sepuluh menit setelah peluncuran, Shenzhou-22 memisahkan diri dari roket Long March-2F Y22 dan memasuki orbit yang telah ditentukan. Misi ini dirancang sebagai langkah strategis untuk merespons kondisi darurat yang terjadi pada wahana sebelumnya, Shenzhou-20.

Tidak membawa awak, Shenzhou-22 mengangkut sejumlah pasokan penting seperti makanan luar angkasa, perlengkapan medis, buah-buahan, sayuran segar, serta perangkat untuk memperbaiki jendela kabin Shenzhou-20 yang mengalami retakan akibat dugaan benturan puing antariksa.

Wahana ini dijadwalkan melakukan manuver rendezvous fast-track secara otonom untuk kemudian berlabuh pada kompleks stasiun luar angkasa China. Setelah berlabuh, Shenzhou-22 akan menggantikan fungsi Shenzhou-20 sebagai kendaraan yang akan membawa pulang tiga astronaut misi Shenzhou-21 yang saat ini berada di orbit.

Peluncuran darurat ini dilakukan setelah rencana pemulangan tiga astronaut Shenzhou-20 pada 5 November tertunda. Penundaan terjadi menyusul temuan kerusakan pada pesawat yang diduga kuat akibat tabrakan dengan puing antariksa, situasi yang menjadi tantangan serius dalam misi luar angkasa modern.

Roket Long March-2F Y22 dan wahana Shenzhou-22 sebenarnya telah berada dalam mode siaga di fasilitas peluncuran. Begitu kebutuhan misi darurat dinyatakan, tim peluncuran mengeksekusi serangkaian prosedur intensif selama 16 hari sebelum wahana dapat diberangkatkan.

Keberhasilan ini mempertegas kemampuan China dalam menjalankan misi luar angkasa berawak dengan tingkat respons cepat, sekaligus menunjukkan kesiapan teknologi dan operasional dalam menghadapi insiden mendadak di orbit.

| Berita Terbaru