Dari Tanah Bumbu, Andi Irmayani Pacu Perempuan di Ekonomi Kreatif

Facebook
Twitter
WhatsApp

TBDC – Pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara, Inacraft 2026: The 26th Jakarta International Handicraft Trade Fair, resmi digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada 4–8 Februari 2026. Ajang tahunan ini kembali menjadi etalase utama produk kerajinan lokal dari berbagai daerah di Indonesia sekaligus panggung promosi ekonomi kreatif nasional.

Mengusung tema “Exploring and Celebrating Womenpreneurs Inacraft”, penyelenggaraan tahun ini menitikberatkan pada peran strategis perempuan dalam mendorong pertumbuhan sektor kerajinan dan usaha berbasis kearifan lokal. Pembukaan pameran pada Selasa (4/2/2026) dilakukan langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, dan dihadiri perwakilan pemerintah pusat dan daerah, pelaku UMKM, serta pengrajin dari seluruh Indonesia.

Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, turut meninjau sejumlah stan peserta. Kehadiran Wapres dinilai sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan produk lokal serta pemberdayaan pelaku usaha kecil dan menengah di sektor kerajinan.

Kabupaten Tanah Bumbu menjadi salah satu daerah yang ambil bagian dalam pameran bergengsi tersebut. Stan Tanah Bumbu menampilkan beragam produk unggulan yang mencerminkan kekayaan budaya sekaligus kreativitas pengrajin lokal. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, hadir langsung meninjau kesiapan dan kualitas produk yang dipamerkan.

Ia memastikan seluruh karya yang ditampilkan tidak hanya merepresentasikan identitas daerah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang kompetitif di pasar yang lebih luas. Produk yang dipamerkan meliputi kain khas daerah, tas, busana, hingga berbagai kerajinan tangan yang memadukan sentuhan tradisional dengan desain modern.

Menurut Andi Irmayani, sebagian besar produk merupakan hasil karya perempuan pengrajin Tanah Bumbu. Keterlibatan aktif perempuan, mulai dari proses produksi hingga pemasaran, menjadi bukti kuat peran mereka dalam menggerakkan ekonomi kreatif daerah.

“Perempuan pengrajin Tanah Bumbu memiliki kreativitas dan ketekunan luar biasa. Inacraft menjadi panggung penting bagi mereka untuk naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Dekranasda Tanah Bumbu menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan produk lokal melalui pembinaan, promosi, serta perluasan jejaring pemasaran. Partisipasi dalam Inacraft 2026 diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk daerah sekaligus membuka peluang pendapatan baru bagi masyarakat, khususnya perempuan pengrajin.

Melalui ajang ini, Tanah Bumbu optimistis kerajinan lokal semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional serta memperkuat posisi perempuan sebagai motor utama ekonomi kreatif daerah.

| Berita Terbaru