Program Dokter Internship 2026, Langkah Pemkab Tingkatkan Pelayanan RS & Puskesmas

Facebook
Twitter
WhatsApp

TBDC – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menyambut resmi 16 Dokter Internship yang akan bertugas di rumah sakit dan puskesmas wilayah setempat pada tahun 2026. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Tanah Bumbu, Yulian Herawati, mewakili Bupati Andi Rudi Latif, saat membuka Orientasi Peserta Dokter Internship 2026 di Aula RSUD H Andi Abdurrahman Noor, Kecamatan Batulicin, Kamis (19/2/2026).

Yulian menegaskan, program internship merupakan tahap strategis dalam membentuk dokter yang profesional, kompeten, dan berintegritas. “Masa internship adalah fase pemantapan kompetensi, adaptasi dengan sistem pelayanan kesehatan, serta penguatan nilai etika dan tanggung jawab profesi,” ujarnya.

Ia menambahkan, komitmen pemerintah daerah terhadap peningkatan pelayanan kesehatan tercermin dari penguatan sarana-prasarana, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dan pembenahan tata kelola layanan agar lebih tertib dan akuntabel. “Dokter bukan hanya pemberi obat, tetapi juga sumber ketenangan, semangat, dan empati bagi pasien. Senyum dan perhatian mereka dapat menjadi bagian dari proses penyembuhan,” kata Yulian.

Sebanyak 16 Dokter Internship akan menempati RSUD H Andi Abdurrahman Noor dan secara bergantian bertugas di sejumlah puskesmas sesuai kelompok masing-masing. Program ini bertujuan memastikan akses layanan kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Tanah Bumbu tetap optimal, terutama di daerah yang membutuhkan tenaga medis tambahan.

Kegiatan orientasi ini juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, Hj. Narni, Direktur RSUD H Andi Abdurrahman Noor, para dokter, serta pejabat terkait lainnya. Selain penyambutan, orientasi mencakup pembekalan prosedur rumah sakit, etika pelayanan, serta integrasi dokter baru dalam sistem kesehatan daerah.

Melalui program Dokter Internship 2026, Pemkab Tanah Bumbu berharap tercipta pelayanan kesehatan yang lebih profesional, cepat, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan pemerintah daerah untuk meningkatkan mutu layanan medis sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan publik.

| Berita Terbaru