Pemkab Tanah Bumbu Siapkan 40 Pemimpin Pengawas Lewat PKP 2026

Facebook
Twitter
WhatsApp

TBDC – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN) melalui Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan IV Tahun 2026. Sebanyak 40 pejabat pengawas eselon IV dari berbagai perangkat daerah mengikuti pelatihan yang berlangsung di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (9/6/2026).

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanah Bumbu, Rusdiansyah, mengatakan pelatihan tersebut merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi kepemimpinan ASN agar mampu menjawab tantangan penyelenggaraan pemerintahan yang semakin dinamis.

Menurutnya, Pelatihan Kepemimpinan Pengawas menjadi instrumen penting dalam mencetak aparatur yang profesional, berintegritas, inovatif, serta memiliki kemampuan manajerial yang kuat. Terlebih, pejabat pengawas memegang peran vital sebagai ujung tombak pelaksanaan kebijakan pemerintah sekaligus penggerak pelayanan publik di tingkat organisasi.

“Pejabat pengawas berada di garis depan dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan, pelayanan kepada masyarakat, hingga pengelolaan sumber daya organisasi. Karena itu, kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil menjadi kompetensi yang wajib dimiliki,” ujarnya.

Rusdiansyah menambahkan, pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi yang efektif, responsif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas. Melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemerintah daerah berharap tata kelola pemerintahan dapat berjalan lebih akuntabel dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Ia menjelaskan, keikutsertaan 40 pejabat pengawas dalam PKP Angkatan IV mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam memperkuat kompetensi manajerial ASN. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya birokrasi yang adaptif, melayani, serta mampu mengikuti perkembangan zaman.

Lebih lanjut, Bupati berharap seluruh peserta tidak hanya menyelesaikan rangkaian pelatihan sebagai syarat pengembangan kompetensi, tetapi juga mampu menghasilkan aksi perubahan yang dapat diterapkan secara nyata di unit kerja masing-masing.

Menurutnya, meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik menuntut aparatur untuk bekerja lebih cepat, tepat, transparan, dan berorientasi pada hasil.

“Kepemimpinan pengawas harus mampu menjadi penggerak perubahan, membangun budaya kerja yang inovatif, serta memperkuat kolaborasi dalam mencapai tujuan organisasi,” pesannya.

Ia optimistis pelatihan tersebut akan melahirkan pemimpin-pemimpin pengawas yang kompeten, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian tinggi guna mendukung terwujudnya Kabupaten Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Sekretaris BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan Rina Astuti yang mewakili Kepala BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan, para widyaiswara BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan, serta Tim Aksi Percepatan Pembangunan Daerah (AP2D) Kabupaten Tanah Bumbu yang dipimpin Prof. Dr. H. Murtir Jeddawi.

| Berita Terbaru