TBDC – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menyalurkan bibit tanaman kepada 12 kecamatan dan sejumlah desa dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas gerakan penghijauan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan di seluruh wilayah Bumi Bersujud.
Penyerahan bibit dilakukan oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, yang diwakili Sekretaris Daerah Yulian Herawati, saat apel peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang berlangsung di Halaman Mal Pelayanan Publik (MPP), Kawasan Pusat Niaga Bersujud, Simpang Empat, Sabtu (6/6/2026).
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda Yulian Herawati, disampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga kelestarian lingkungan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan aksi nyata dari seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, tantangan perubahan iklim yang semakin nyata menuntut adanya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. Salah satu langkah sederhana namun berdampak besar adalah melalui penanaman pohon secara berkelanjutan.
Bibit yang disalurkan terdiri atas berbagai jenis tanaman, yakni eucalyptus, pulai, mahoni, durian, dan rambutan. Selain berfungsi mendukung penghijauan, tanaman tersebut juga memiliki nilai ekologis dan ekonomi yang diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Melalui penyaluran bibit ini, pemerintah daerah mendorong kecamatan dan desa untuk berperan aktif dalam memperluas ruang terbuka hijau, meningkatkan kualitas lingkungan, serta membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem.
Program penghijauan tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan yang terus didorong Pemkab Tanah Bumbu. Dengan melibatkan pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat, gerakan menanam pohon diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan tangguh menghadapi dampak perubahan iklim di masa mendatang.