Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Sasirangan Pesisir Pulau Burung Tembus Pasar Nasional

Facebook
Twitter
WhatsApp

TBDC – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) terus mendorong pengembangan industri kreatif berbasis budaya lokal melalui peningkatan kapasitas pengrajin Sasirangan Pesisir di Desa Pulau Burung, Kecamatan Simpang Empat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Lanjutan Sasirangan Pesisir yang digelar Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri) Tanah Bumbu pada 27–31 Juli 2026. Kegiatan ini berfokus pada penguatan kreativitas pengrajin, khususnya dalam pengembangan desain motif khas pesisir serta strategi pemasaran produk.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Plt Kepala Diskumdagri Eryanto Rais yang disampaikan Sekretaris Diskumdagri Romatua S. Simanjuntak mengatakan, pelatihan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas produk dan daya saing industri lokal.

Menurut Romatua, Sasirangan Pesisir Pulau Burung memiliki keunikan tersendiri yang membedakannya dengan produk sasirangan lainnya, terutama melalui penggunaan pewarnaan alami serta motif yang mengangkat karakter budaya dan lingkungan pesisir.

“Melalui pelatihan ini, pengrajin diperkenalkan dengan pengembangan motif baru yang tetap mempertahankan nilai budaya lokal. Pemerintah daerah juga terus mendorong promosi Sasirangan Pesisir agar semakin dikenal hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Ia berharap peningkatan kualitas produk dan perluasan pemasaran dapat memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, khususnya para pengrajin di Desa Pulau Burung.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pendampingan dari Sandi Agustinus, praktisi wastra asal Banjarmasin sekaligus pemilik Kantan Sasirangan. Sandi dikenal sebagai sosok yang berhasil mengangkat kain Sasirangan ke tingkat lebih luas dan pernah meraih penghargaan Juara 1 Pemuda Pelopor Nasional tahun 2023.

Kepala Desa Pulau Burung Saidina menyampaikan, salah satu tantangan terbesar yang masih dihadapi pengrajin saat ini adalah akses pemasaran. Ia berharap melalui pelatihan tersebut, produk Sasirangan Pesisir Pulau Burung dapat memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Simpang Empat Norlina mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal. Menurutnya, motif khas Sasirangan Pesisir merupakan identitas Tanah Bumbu yang perlu terus dilestarikan dan dikembangkan.

Melalui program pembinaan berkelanjutan ini, Pemkab Tanah Bumbu menargetkan pengrajin Sasirangan Pesisir Pulau Burung mampu menghasilkan produk yang semakin inovatif, berkualitas, dan memiliki daya saing tinggi di pasar lokal maupun nasional.

| Berita Terbaru