Disnakertrans Tanah Bumbu Siapkan Pelatihan Berbasis Kebutuhan Dunia Kerja

Facebook
Twitter
WhatsApp

TBDC – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan kerja berbasis kompetensi. Program yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tanah Bumbu itu diarahkan untuk memperluas peluang kerja sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru.

Salah satu pelatihan yang disiapkan yakni desain grafis. Pejabat Fungsional Pengantar Kerja Disnakertrans Tanah Bumbu, Iwan Aprianto, mengatakan pelatihan tersebut dipilih karena kebutuhan tenaga kerja di sektor industri kreatif terus berkembang seiring pesatnya era digital.

“Desain grafis kami pilih karena peluang kerjanya cukup besar saat ini. Selain bisa bekerja di perusahaan, peserta juga memiliki kesempatan membuka usaha sendiri sesuai keterampilan yang diperoleh,” kata Iwan, Rabu (6/8/2026).

Menurutnya, Disnakertrans terlebih dahulu menjajaki kebutuhan sejumlah perusahaan percetakan sebelum pelatihan digelar. Langkah tersebut dilakukan agar materi yang diberikan kepada peserta selaras dengan kebutuhan dunia kerja.

Pelatihan desain grafis dijadwalkan berlangsung 20 Agustus hingga 20 September 2026 dengan kuota maksimal 16 peserta. Pendaftaran dibuka 3–7 Agustus 2026 bagi masyarakat berusia 17–25 tahun, memiliki KTP Kabupaten Tanah Bumbu, serta minimal lulusan SMA atau sederajat.

Peserta akan mendapatkan modul pembelajaran, seragam, dan sertifikat. Setelah pelatihan, peserta juga diarahkan mengikuti magang di sejumlah usaha percetakan untuk menambah pengalaman sekaligus memperbesar peluang masuk ke dunia kerja.

Selain desain grafis, Disnakertrans membuka pelatihan barbershop khusus masyarakat Kecamatan Mantewe. Program ini merupakan tindak lanjut usulan pemerintah desa melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnakertrans Tanah Bumbu, Hj. Zainab, B.Sos, mengatakan perbedaan persyaratan kedua pelatihan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membuka akses peningkatan keterampilan secara luas.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Tanah Bumbu, Kadri Mandar, menegaskan seluruh program pelatihan menjadi bagian dari upaya meningkatkan SDM agar lebih terampil dan berdaya saing.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dalam meningkatkan kualitas SDM yang terampil, berdaya saing, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja,” kata Kadri.

Selain dua program tersebut, Disnakertrans Tanah Bumbu juga tengah menjalankan pelatihan Bahasa Mandarin selama enam bulan hingga Desember 2026. Pemerintah daerah berupaya menjaga keberlanjutan program pelatihan melalui dukungan anggaran sesuai kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

| Berita Terbaru