Pemkab Tanah Bumbu Raih Apresiasi ULM atas Dukungan Program KKN Lingkungan Hidup

Facebook
Twitter
WhatsApp

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mendapat apresiasi dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) atas dukungan, kerja sama, dan kontribusinya dalam menyukseskan pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Lingkungan Hidup tahun 2026.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan pengabdian mahasiswa yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat.

Penghargaan diserahkan oleh Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup, Hanifah Dwi Nirwana, kepada Bupati Tanah Bumbu melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Tanah Bumbu, Eryanto Rais, dalam kegiatan Pelepasan Mahasiswa KKN Tematik Mobilitas Kegiatan Belajar Terpadu (MKBT) ULM Tahun 2026 di Auditorium Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Sabtu (11/7/2026).

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Eryanto Rais menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan dalam mendukung program pembangunan daerah.

“Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus mendukung pelaksanaan program pengabdian mahasiswa yang memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, khususnya di bidang lingkungan hidup, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Eryanto Rais.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam menghadirkan program yang tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga mendorong keterlibatan generasi muda dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Hanifah Dwi Nirwana menilai keterlibatan mahasiswa melalui KKN Tematik memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan, terutama pengelolaan sampah berbasis sumber.

Ia menyebut kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mempercepat pencapaian target pengelolaan sampah nasional sekaligus membangun budaya peduli lingkungan.

Ketua Mobilitas Kegiatan Belajar Terpadu ULM, Indira Fitriliyani, menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN Tematik 2026 dirancang sesuai dengan kebutuhan masyarakat melalui berbagai program pengabdian.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah KKN Literasi yang merupakan hasil kolaborasi ULM bersama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Program tersebut fokus meningkatkan budaya literasi melalui pendampingan di sekolah maupun lingkungan masyarakat, mulai dari penguatan budaya membaca, literasi informasi, hingga evaluasi keberlanjutan program.

Melalui kegiatan KKN Tematik ini, ULM berharap mahasiswa dapat menjadi penggerak perubahan sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

| Berita Terbaru