Bappedalitbang Tanah Bumbu Perkuat Ukuran Kualitas Sosial Lewat Indeks Kesalehan Sosial 2026

Facebook
Twitter
WhatsApp

TBDC – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) terus memperkuat arah pembangunan daerah yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas kehidupan sosial masyarakat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Ekspose Tengah Penyusunan Indeks Kesalehan Sosial Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Sinergi Bappedalitbang Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Bappedalitbang Kabupaten Tanah Bumbu, M. Untung, dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah, akademisi, serta pemangku kepentingan terkait. Forum ini membahas rancangan indikator, metodologi, sumber data, hingga mekanisme pengukuran Indeks Kesalehan Sosial agar dapat menghasilkan instrumen yang objektif dan sesuai dengan karakteristik masyarakat Tanah Bumbu.

M. Untung mengatakan, penyusunan Indeks Kesalehan Sosial merupakan bagian dari langkah strategis dalam mendukung pencapaian tujuan Misi ke-6 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2025–2029.

“Indeks ini disusun sebagai instrumen untuk memotret kondisi dan kualitas kehidupan sosial masyarakat secara objektif, terukur, dan sesuai dengan karakteristik daerah,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai masukan yang diperoleh dalam ekspose tengah tersebut menjadi bagian penting dalam penyempurnaan indikator dan metode pengukuran. Dengan demikian, indeks yang dihasilkan nantinya memiliki dasar ilmiah serta mampu menggambarkan kondisi sosial masyarakat secara lebih menyeluruh.

Lebih lanjut, M. Untung menegaskan bahwa Indeks Kesalehan Sosial bukan sekadar menghasilkan angka statistik, melainkan menjadi alat evaluasi dalam merancang kebijakan pembangunan sosial yang lebih tepat sasaran.

Melalui indeks tersebut, pemerintah daerah dapat melihat berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari kepedulian sosial, toleransi, semangat kebersamaan, gotong royong, hingga tingkat keharmonisan antarwarga.

Hasil pengukuran nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program pembangunan yang mendukung penguatan ketahanan sosial, solidaritas masyarakat, serta peningkatan kualitas kehidupan bermasyarakat.

Ekspose tengah ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antarinstansi agar indikator, data, dan metode pengukuran memiliki keselarasan serta tingkat validitas yang baik.

Pemkab Tanah Bumbu memandang keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari terbentuknya masyarakat yang berkarakter, rukun, peduli, dan menjunjung tinggi nilai sosial.

Melalui penyusunan Indeks Kesalehan Sosial, Pemkab Tanah Bumbu berkomitmen menghadirkan pembangunan yang lebih berimbang, berbasis data, serta mampu mencerminkan kemajuan daerah yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga semakin harmonis dan beradab.

| Berita Terbaru