TBDC – Pelajar SMP dan SMA se-Kabupaten Tanah Bumbu mendapat ruang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, bernalar, dan menyampaikan gagasan melalui Aspirasi Argumenta Debate Competition (AADC) 2026.
Kompetisi debat bahasa Indonesia tersebut resmi dibuka Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfosp), Al Husain Mardani, di Ruang Terbuka Sekretariat Rumah Pena, Pasar Minggu, Kecamatan Simpang Empat, Kamis (17/9/2026).
Mengusung tema “Dari Kata Menuju Aksi Nyata”, AADC 2026 dirancang tidak sekadar menjadi ajang adu argumentasi antarpelajar. Kompetisi ini menjadi ruang pembelajaran untuk melatih keberanian berbicara, kemampuan melihat persoalan dari berbagai sudut pandang, serta keterampilan menyampaikan pendapat secara terstruktur dan bertanggung jawab.
Dalam sambutan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang disampaikan Al Husain Mardani, pemerintah daerah menyambut positif penyelenggaraan AADC sebagai wadah pengembangan potensi, kreativitas, wawasan, dan kemampuan intelektual generasi muda.
“Saya berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi salah satu wadah positif bagi pelajar untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, bernalar, berargumentasi, sekaligus memperkuat kecintaan terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara,” ujarnya.
Ia menilai kemampuan berpikir kritis semakin penting di tengah derasnya arus informasi. Pelajar dituntut mampu memilah berbagai pandangan, mengolah informasi, kemudian menyampaikan argumentasi secara tepat, santun, dan bertanggung jawab.
Presiden Aspirasi Argumenta Tanah Bumbu, Ilham Bahari, menambahkan bahwa AADC juga mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan ruang pendidikan bagi generasi muda.
“Artinya, kita bisa simpulkan bahwa sebenarnya pendidikan itu murah, bahkan bisa gratis. Kalau kita bisa bersinergi dan berkolaborasi,” tuturnya.
Menurut Ilham, kemampuan debat dapat melatih pelajar memahami persoalan dari berbagai perspektif sekaligus membangun keberanian menyampaikan gagasan. Keterampilan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam proses pembentukan calon pemimpin.
Aspirasi Argumenta Tanah Bumbu selanjutnya berencana menjadikan kompetisi debat tersebut sebagai agenda berkala. Penyelenggara bahkan mempertimbangkan pelaksanaan setiap enam bulan agar pelajar memiliki ruang latihan dan kesempatan berkompetisi yang lebih luas.
Melalui AADC 2026, kegiatan debat diharapkan berkembang menjadi bagian dari upaya membangun budaya berpikir kritis, keberanian berpendapat, serta komunikasi yang sehat di kalangan pelajar Tanah Bumbu.