Potensi Perikanan Tanah Bumbu Dioptimalkan untuk Penuhi Gizi Anak Sejak Dini

Facebook
Twitter
WhatsApp

TBDC – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mendorong pemanfaatan potensi perikanan daerah sebagai sumber pangan bergizi untuk mendukung pencegahan stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak sejak dini. Upaya tersebut diwujudkan melalui program Sekolah Pangan yang membekali kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dengan keterampilan mengolah ikan menjadi beragam menu sehat dan menarik.

Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu itu berlangsung di Aula Kecamatan Kuranji, Rabu (7/10/2026). Pelatihan diikuti ibu-ibu PKK dari tujuh desa dengan menghadirkan narasumber dari Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang kandungan gizi ikan, tetapi juga praktik diversifikasi olahan pangan. Sejumlah produk diperkenalkan, mulai dari empek-empek, bola nasi ikan, mi ikan hingga abon. Bahkan, tulang ikan juga diolah menjadi tepung agar dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan bernilai guna.

Plt Camat Kuranji Salafuddin, S.Ag., MM., berharap pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dan dibagikan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

“Pelatihan ini sangat penting dalam rangka Sekolah Pangan. Saya berharap ibu-ibu dapat menyimak, sehingga setelah kegiatan ini bisa dipraktikkan dan disebarluaskan kepada masyarakat,” kata Salafuddin.

Kabid Pengolahan P2HP Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu Rahmiati Zulfah mengatakan, pengembangan menu berbahan dasar ikan diharapkan dapat memperkaya pilihan makanan tambahan (PMT) di Posyandu.

“Selama ini menu PMT di Posyandu kita belum banyak yang berbasis ikan. Harapannya nanti kegiatan ini bisa menjadikan menu ikan di Posyandu,” ujarnya.

Salah satu peserta, Linda, kader PKK Desa Giri Mulya, mengaku mendapatkan pengetahuan baru yang bermanfaat untuk kebutuhan keluarga maupun masyarakat.

“Ini sangat membantu kami. Dari Sekolah Pangan ini maunya nanti ilmu yang didapat bisa dibawa ke masyarakat, terutama untuk di rumah, buat suami dan anak,” tuturnya.

Program ini juga memiliki peluang ekonomi melalui pengembangan produk olahan ikan sebagai usaha pangan rumahan. Terlebih, Tanah Bumbu memiliki sekitar 114 kilometer garis pantai dan 31 desa pesisir yang menyimpan potensi perikanan cukup besar.

Dengan memperkuat pemanfaatan ikan sebagai sumber protein keluarga, Sekolah Pangan diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam mendukung pemenuhan gizi anak, pencegahan stunting, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

| Berita Terbaru