Apresiasi Guru Ponpes, Bupati Tanah Bumbu Salurkan Insentif Khusus

Facebook
Twitter
WhatsApp

TBDC – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menyalurkan insentif kepada para guru pondok pesantren dan guru keagamaan dalam sebuah kegiatan yang digelar di Masjid Agung Al-Falah, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (31/12/2025). Penyerahan insentif dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif sebagai bagian dari rangkaian Shalat Hajat berjamaah menyongsong Tahun Baru 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri para tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, guru keagamaan, serta jajaran pemerintah daerah. Selain sebagai ajang penyaluran bantuan, kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi dan doa bersama untuk kemajuan daerah di tahun mendatang.

Bupati Andi Rudi Latif menegaskan bahwa pemberian insentif merupakan bentuk komitmen dan kepedulian pemerintah daerah terhadap peran strategis para guru pondok pesantren dalam membina akhlak dan karakter generasi muda. Menurutnya, pendidikan keagamaan memiliki kontribusi besar dalam membangun fondasi moral masyarakat Tanah Bumbu.

“Para guru pondok pesantren dan guru keagamaan adalah pilar penting dalam pembentukan karakter dan spiritual masyarakat. Dedikasi mereka tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membangun akhlak generasi penerus. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pengabdian mulia ini,” ujar Andi Rudi Latif.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan keagamaan perlu terus diperkuat agar pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang beriman, berakhlak, dan berdaya saing.

Program insentif ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para guru pondok pesantren dalam melanjutkan pengabdian mereka di tengah tantangan pendidikan yang semakin kompleks. Selain itu, kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan visi Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.

Secara keseluruhan, sebanyak 1.030 guru keagamaan tercatat menerima insentif tersebut. Mereka terdiri dari guru pondok pesantren, guru ngaji, dan guru majelis taklim yang selama ini aktif membina masyarakat di berbagai wilayah Tanah Bumbu. Pemerintah daerah memastikan program insentif ini akan terus dievaluasi dan ditingkatkan sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap pendidikan keagamaan.

| Berita Terbaru