Kemenhut dan ULM Sinergi Pulihkan Mangrove Rusak di Pesisir Tanah Bumbu

Facebook
Twitter
WhatsApp

TBDC – Upaya percepatan rehabilitasi ekosistem mangrove di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, menjadi perhatian serius Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bersama Kementerian Kehutanan. Isu tersebut dibahas dalam pertemuan antara tim pakar ULM dan jajaran Kementerian Kehutanan di Jakarta, Selasa (6/1/2026), menyusul kondisi mangrove pesisir Tanah Bumbu yang kian mengalami kerusakan.

Rektor ULM Ahmad Alim Bachri menegaskan pemulihan mangrove perlu segera dilakukan karena kerusakan ekosistem ini berdampak langsung terhadap abrasi pantai, keberlanjutan lingkungan, serta kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir. Menurutnya, sejumlah kawasan pesisir Tanah Bumbu, khususnya di wilayah Sungai Dua, mengalami tingkat abrasi yang cukup signifikan dan berpotensi mengancam permukiman serta aktivitas ekonomi warga.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Mahfudz. Dalam pembahasan, kedua pihak menyoroti perlunya langkah terintegrasi dalam menangani kerusakan mangrove, mengingat sebagian besar kawasan yang akan direhabilitasi berada dalam wilayah konservasi. Kondisi ini menuntut koordinasi lintas sektor serta dukungan regulasi agar program rehabilitasi dapat berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Ahmad Alim menjelaskan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu telah menyiapkan dukungan anggaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah untuk mendukung pelaksanaan rehabilitasi mangrove. Namun, optimalisasi program tersebut membutuhkan sinergi dengan pemerintah pusat, terutama dalam hal perizinan dan penetapan skema pengelolaan kawasan konservasi.

Dalam kerja sama ini, ULM diposisikan sebagai mitra strategis yang memberikan dukungan akademik, kajian ilmiah, serta rekomendasi teknis berbasis riset. Pendekatan ilmiah dinilai krusial agar rehabilitasi mangrove dilakukan secara tepat sasaran, berkelanjutan, dan mampu memulihkan fungsi ekologis kawasan pesisir secara optimal.

ULM menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam penanganan isu-isu lingkungan strategis di Kalimantan Selatan. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan Kementerian Kehutanan diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekosistem mangrove sekaligus memperkuat ketahanan wilayah pesisir Tanah Bumbu dari ancaman abrasi dan degradasi lingkungan di masa mendatang.

| Berita Terbaru