Satpol PP–Damkar Tanah Bumbu Bantu Pencari Kerja NTT Nyaris Terlantar

Facebook
Twitter
WhatsApp

TBDC – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tanah Bumbu menunjukkan respons cepat dalam membantu seorang pencari kerja asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang nyaris terlantar akibat janji pekerjaan yang tidak terealisasi. Pencari kerja tersebut, Susilo Pariyogo (32), terpaksa bertahan dengan keterbatasan ekonomi setelah tiba di Tanah Bumbu tanpa kepastian tempat tinggal maupun pekerjaan.

Susilo, warga Desa Hambala, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, tiba di Tanah Bumbu pada Senin malam, 11 Januari 2026. Ia menempuh perjalanan panjang dari Banyuwangi menuju Banjarmasin, kemudian melanjutkan perjalanan darat ke Tanah Bumbu setelah mendapat tawaran pekerjaan sebagai buruh penyadap karet di wilayah Karang Bintang.

Namun, setibanya di daerah tujuan, Susilo tidak dapat menghubungi rekan yang menjanjikan pekerjaan tersebut karena nomor kontak yang bersangkutan sudah tidak aktif. Tanpa informasi jelas dan hanya memiliki sisa uang sekitar Rp50 ribu, Susilo mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar dan tidak memiliki tempat tinggal.

Dalam kondisi tersebut, Susilo mendatangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tanah Bumbu untuk mengurus administrasi kependudukan. Karena datang di luar jam pelayanan, ia terpaksa bermalam di musala kantor Disdukcapil.

Situasi yang dialami Susilo kemudian mendapat perhatian sejumlah jurnalis dari berbagai media lokal dan nasional. Melihat kondisi tersebut, para wartawan berinisiatif mengantarkan Susilo ke Kantor Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Di kantor Satpol PP dan Damkar, Susilo menerima bantuan berupa makanan, pakaian ganti, serta pendampingan. Petugas juga mengantarnya ke wilayah Karang Bintang untuk menelusuri kejelasan informasi terkait pekerjaan yang sebelumnya dijanjikan kepadanya.

Kepala Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu, Syaikul Ansari, mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang mengalami kesulitan. Ia menegaskan bahwa kehadiran Satpol PP dan Damkar tidak hanya terbatas pada penegakan peraturan dan penanganan kebakaran, tetapi juga sebagai garda terdepan pelayanan kemanusiaan.

“Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat, sesuai arahan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, agar setiap warga yang membutuhkan bantuan dapat ditangani secara cepat dan humanis,” ujar Syaikul Ansari.

| Berita Terbaru