Pemkab Tanah Bumbu Gelar Festival Tanglong, Hadiah Rp132 Juta

Facebook
Twitter
WhatsApp

TBDC – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu akan menggelar Festival Tanglong untuk memeriahkan malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan tahunan ini terbuka bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun masyarakat umum dengan total hadiah mencapai Rp132 juta.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam festival tersebut. Ia menilai Festival Tanglong bukan sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari tradisi yang memperkuat kebersamaan dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.

“Festival ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus melestarikan budaya masyarakat saat malam takbiran,” ujar Andi Rudi Latif.

Festival Tanglong akan dilaksanakan di dua lokasi berbeda guna menjangkau lebih banyak peserta dan masyarakat. Di Kecamatan Simpang Empat, kegiatan akan dimulai dan berakhir di lapangan depan Masjid Agung Al-Falah Gunung Antasari. Sementara di Kecamatan Kusan Hilir, start dan finish dipusatkan di depan Gedung 7 Februari Pagatan.

Panitia membuka pendaftaran peserta mulai 11 hingga 17 Maret 2026 yang dapat dilakukan di Bagian Kesejahteraan Rakyat Kantor Bupati Tanah Bumbu. Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui nomor kontak panitia yang telah disediakan.

Dengan total hadiah yang cukup besar, festival ini diharapkan mampu menarik antusiasme tinggi dari masyarakat. Tidak hanya sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mengekspresikan kreativitas melalui hiasan tanglong yang identik dengan nuansa religius dan budaya lokal.

Pemerintah daerah menargetkan Festival Tanglong 2026 berlangsung meriah, tertib, dan aman. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan semangat kebersamaan serta memperkuat identitas budaya masyarakat Tanah Bumbu dalam menyambut Idulfitri.

Melalui penyelenggaraan festival ini, Pemkab Tanah Bumbu optimistis tradisi malam takbiran dapat terus terjaga dan berkembang sebagai bagian dari warisan budaya yang bernilai positif bagi generasi mendatang.

| Berita Terbaru