TBDC – SDN Saring Sungai Bubu, yang terletak di Kecamatan Kusan Tengah, saat ini tengah berupaya keras untuk meraih predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu.
Upaya ini merupakan bagian dari visi besar sekolah untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mandiri, berakhlak mulia, dan memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.
Kepala SDN Saring Sungai Bubu, Agus Sriyani, S.Pd.SD, mengungkapkan bahwa sekolah telah menjalin kemitraan erat dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Puskesmas, dan Komite Sekolah, untuk mewujudkan lingkungan belajar yang ramah lingkungan.
“Kami berkomitmen untuk menciptakan suasana yang nyaman, bersih, dan berwawasan lingkungan bagi peserta didik. Kami percaya bahwa kesadaran lingkungan harus ditanamkan sejak dini,” ujar Agus Sriyani saat ditemui di sekolah.
Berbagai program berbasis lingkungan telah dilaksanakan di sekolah ini, termasuk menjaga kebersihan sekolah, pengelolaan drainase dan sanitasi, serta pemilahan dan pengolahan sampah dengan metode ecobrick. Sekolah juga aktif dalam kegiatan pembibitan dan penanaman pohon, serta melakukan konservasi air dan energi.
“Upaya ini bertujuan untuk mengedukasi siswa tentang pentingnya menjaga dan merawat lingkungan sekitar, serta mengajarkan mereka untuk bertanggung jawab atas kelestarian alam,” tambah Agus.
Sebagai bagian dari upaya menuju Sekolah Adiwiyata, SDN Saring Sungai Bubu juga mendapat pembinaan langsung dari Tim Dinas Lingkungan Hidup Tanah Bumbu pada 6 Februari 2025. Pembinaan ini merupakan langkah penting dalam proses evaluasi dan persiapan menuju predikat Adiwiyata.
Dengan berbagai langkah nyata yang telah diterapkan, sekolah berharap dapat meraih predikat Sekolah Adiwiyata Kabupaten Tanah Bumbu, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih hijau, bersih, dan nyaman untuk seluruh siswa dan tenaga pendidik.
“Semoga dengan berbagai program lingkungan yang kami jalankan, SDN Saring Sungai Bubu bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya dan terus memberikan kontribusi positif bagi keberlanjutan lingkungan,” tutup Agus.