TBDC – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Al Falah, Kecamatan Simpang Empat, Jumat (16/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, persatuan umat, serta meneguhkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dalam sambutannya menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa agung yang sarat makna dan mengandung pelajaran penting bagi umat Islam. Menurutnya, Isra Mi’raj bukan sekadar peringatan historis, tetapi mengajarkan nilai keimanan, kedisiplinan, dan kepemimpinan yang relevan dengan kehidupan sosial dan pembangunan daerah.
Ia menekankan pentingnya menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kesadaran spiritual masyarakat. “Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW hendaknya menjadi pijakan dalam membangun Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab,” ujar Andi Rudi Latif.
Bupati berharap kegiatan keagamaan yang digelar pemerintah daerah tidak berhenti pada seremonial semata, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi penguatan karakter masyarakat. Ia menilai nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj, seperti kejujuran, amanah, dan kepedulian sosial, menjadi fondasi penting dalam menjaga harmoni dan persatuan di tengah keberagaman.
Rangkaian acara peringatan Isra Mi’raj diawali dengan lantunan shalawat Nabi Muhammad SAW yang menciptakan suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Habib Musthafa bin Abdullah Alaydrus, Pimpinan Majelis Syamsi Syumus Indonesia dari Jakarta. Dalam ceramahnya, Habib Musthafa mengajak jamaah meneladani akhlak Rasulullah SAW serta memperkuat keimanan dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Tanah Bumbu berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Kegiatan ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat serta menanamkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin sebagai landasan pembangunan daerah.