RAT KDMP Gunung Antasari Jadi Arah Baru Penguatan Ekonomi Desa

Facebook
Twitter
WhatsApp

TBDC – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Gunung Antasari menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di Kantor Desa Gunung Antasari, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (19/1/2026). Rapat ini menjadi forum utama untuk mengevaluasi kinerja koperasi sepanjang 2025 sekaligus merumuskan arah pengelolaan dan pengembangan usaha pada tahun 2026.

RAT berlangsung tertib dan dihadiri perwakilan Dinas Koperasi Kabupaten Tanah Bumbu yang melakukan penilaian kinerja serta memberikan arahan terkait penerapan tata kelola koperasi yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Kehadiran dinas teknis tersebut menegaskan pentingnya akuntabilitas pengelolaan koperasi desa sebagai pilar penguatan ekonomi lokal.

Dalam agenda utama rapat, pengurus dan pengawas KDMP Gunung Antasari menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Tahun Buku 2025 kepada seluruh anggota. Laporan tersebut memuat capaian kinerja organisasi, kondisi keuangan koperasi, serta evaluasi pengelolaan unit usaha yang dijalankan selama satu tahun terakhir. Paparan dilakukan secara terbuka dan menjadi dasar bagi anggota untuk memberikan penilaian, masukan, dan rekomendasi perbaikan.

KDMP Gunung Antasari dikelola oleh jajaran pengurus yang terdiri dari Ketua Nirma Wati Harjun, Wakil Ketua Bidang Usaha Hamdani Achmad, Wakil Ketua Bidang Keanggotaan Jamilah, Sekretaris Titin Mariana, dan Bendahara Alamsyah. Seluruh pengurus menyatakan komitmen untuk memperkuat manajemen koperasi, meningkatkan kualitas layanan, serta mengembangkan unit usaha yang berorientasi pada kebutuhan anggota.

Ketua KDMP Gunung Antasari, Nirma Wati Harjun, menyampaikan bahwa RAT memiliki peran strategis sebagai sarana monitoring dan evaluasi kinerja pengurus. Menurutnya, forum ini menjadi momentum untuk menyusun langkah-langkah inovatif agar koperasi dapat tumbuh lebih sehat, adaptif, dan berdaya saing. Ia menegaskan seluruh kebijakan koperasi diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Desa Gunung Antasari, Syaprullah, mengapresiasi pelaksanaan RAT sebagai wujud komitmen koperasi dalam mendukung penguatan ekonomi desa. Ia menilai sinergi antara koperasi, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan kemandirian ekonomi desa.

| Berita Terbaru