Pemkab Tanbu Dorong Penguatan Manajemen Risiko Lewat Workshop Kalsel

Facebook
Twitter
WhatsApp

TBDC – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Workshop Manajemen Risiko Organisasi Tahun 2026 lingkup pemerintah daerah se-Kalimantan Selatan, Kamis (2/4/2026), di Pendopo Kantor Bupati Batulicin. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu sekaligus upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.

Workshop diikuti oleh perwakilan Inspektorat dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang diwakili Sekretaris Daerah Yulian Herawati.

Dalam sambutan yang disampaikan Sekda, Bupati menekankan pentingnya penerapan manajemen risiko dalam menghadapi dinamika penyelenggaraan pemerintahan yang semakin kompleks. Menurutnya, setiap kebijakan dan program pembangunan memiliki potensi risiko yang perlu diidentifikasi, dianalisis, dan dikelola secara tepat.

“Pengelolaan risiko yang baik akan meningkatkan kualitas perencanaan, ketepatan pengambilan keputusan, serta keberhasilan pencapaian sasaran pembangunan daerah,” ujar Yulian Herawati membacakan sambutan Bupati.

Ia menambahkan, penguatan kapasitas aparatur dalam memahami manajemen risiko menjadi kebutuhan mendesak agar setiap perangkat daerah mampu bekerja lebih terarah, terukur, dan responsif terhadap tantangan yang ada.

Workshop ini menghadirkan narasumber Kepala BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. Ayi Royanto, yang memberikan materi terkait implementasi manajemen risiko secara sistematis dan terstruktur di lingkungan pemerintah daerah. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi penyamaan persepsi antar instansi serta penguatan komitmen bersama dalam menerapkan prinsip-prinsip manajemen risiko secara berkelanjutan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi forum strategis untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar daerah dalam mengelola risiko organisasi. Dengan demikian, setiap peserta diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh ke dalam tugas dan fungsi masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap workshop ini dapat mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga secara regional di Kalimantan Selatan. Melalui pengelolaan risiko yang efektif, pemerintah daerah diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan pembangunan dengan lebih adaptif, transparan, dan berorientasi pada hasil.

| Berita Terbaru