TBDC – Kehangatan silaturahmi antar daerah terjalin saat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, menerima kunjungan Ketua Dekranasda Kabupaten Banjar, Hj. Nurgita Tiyas, di Rumah Oleh-oleh Bersujud, Tanah Bumbu, Selasa (07/04/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum penguatan kerja sama dalam pengembangan dan promosi produk UMKM antar kabupaten di Kalimantan Selatan.
Dalam kunjungan itu, rombongan Dekranasda Kabupaten Banjar terlihat antusias melihat sekaligus membeli berbagai produk unggulan UMKM Tanah Bumbu. Beragam produk seperti kerupuk amplang, olahan hasil perikanan, hingga kain tenun Pagatan menjadi daya tarik utama yang mendapat perhatian khusus.
Ketua Dekranasda Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM lokal. Menurutnya, kehadiran tamu dari daerah lain turut memperluas promosi produk unggulan Tanah Bumbu ke wilayah yang lebih luas.
“Kunjungan Dekranasda Kabupaten Banjar tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi penguatan UMKM di Tanah Bumbu,” ujar Andi Irmayani.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Banjar, Hj. Nurgita Tiyas, memberikan apresiasi terhadap kualitas produk UMKM Tanah Bumbu. Ia menilai produk yang dihasilkan memiliki kreativitas tinggi dengan cita rasa dan kualitas yang sangat baik, sehingga memiliki daya saing yang kuat.
“Kami melihat produk UMKM di Tanah Bumbu sangat kreatif, dengan kualitas dan cita rasa yang luar biasa,” kata Nurgita Tiyas.
Selain berbelanja produk UMKM, rombongan juga berkesempatan melihat langsung proses pembuatan kain tenun Pagatan. Ketua Dekranasda Kabupaten Banjar bahkan turut mencoba proses menenun, didampingi Ketua Dekranasda Tanah Bumbu sebagai bentuk edukasi dan apresiasi terhadap warisan budaya lokal.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi antar daerah, khususnya dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif berbasis UMKM, sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat regional maupun nasional.