TBDC – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif resmi membuka Pesona Budaya Mappanre Ritasi’e di kawasan Pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (12/4/2026). Pembukaan kegiatan berlangsung meriah dengan penampilan panggung dari grup musik Slank dan pedangdut Siti Badriah yang menarik antusiasme masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelestarian budaya, serta penguatan ekonomi masyarakat. Ia menilai kegiatan budaya seperti Mappanre Ritasi’e memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Tradisi Mappanre Ritasi’e sendiri merupakan warisan budaya masyarakat pesisir sebagai bentuk rasa syukur atas hasil laut. Tradisi ini juga menjadi simbol kebersamaan dan keharmonisan antara manusia dengan alam yang terus dijaga secara turun-temurun.
Selain sebagai agenda budaya, kegiatan ini juga menjadi magnet wisata yang mampu menarik kunjungan masyarakat dari berbagai daerah. Pemerintah daerah berharap penyelenggaraan event ini dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sebelumnya, rangkaian kegiatan Aksi Inovasi Tanah Bumbu melalui Tanbu BerAKSI Expo di Simpang Empat mencatatkan capaian positif dengan omzet UMKM mencapai Rp1,48 miliar dalam tujuh hari pelaksanaan. Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa sinergi antara budaya, inovasi, dan kreativitas mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pembukaan Pesona Budaya Mappanre Ritasi’e turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Yulian Herawati, Staf Khusus Kepala BPOM RI Hj. Nor Andi Ariana Wati, jajaran kepala SKPD Pemkab Tanah Bumbu, Lembaga Ade Ogi Tanah Bumbu, serta undangan lainnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap tradisi lokal dapat terus dilestarikan sekaligus menjadi penggerak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Tanah Bumbu.