Bupati Andi Rudi Latif Hadiri Forum Strategi Pembangunan Regional Kalimantan

Facebook
Twitter
WhatsApp

TBDC – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menghadiri Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri Regional Kalimantan yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (5/5/2026). Forum tersebut menjadi wadah sinergi antar daerah dalam memperkuat daya saing nasional melalui percepatan penanganan pengangguran, kemiskinan, stunting, pengendalian inflasi, hingga pengembangan creative financing.

Kegiatan mengusung tema “Sinergi Strategis Daerah dalam Menjawab Tantangan dan Memperkuat Daya Saing Nasional melalui Akselerasi Penurunan Pengangguran, Penanggulangan Kemiskinan, Penurunan Stunting, Pengendalian Inflasi, dan Creative Financing”.

Forum dibuka Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto dan dihadiri Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo, para gubernur, bupati, wali kota, sekda, Forkopimda se-Kalimantan, serta sejumlah narasumber dari berbagai daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati Andi Rudi Latif menegaskan pentingnya forum regional sebagai ruang kolaborasi dan pertukaran strategi pembangunan antar daerah. Menurutnya, berbagai tantangan pembangunan saat ini membutuhkan sinergi yang kuat serta inovasi kebijakan yang adaptif.

“Melalui forum ini, kita tidak hanya membahas kebijakan dan pengelolaan potensi daerah, tetapi juga belajar dari strategi keberhasilan daerah lain yang bisa menjadi rujukan bagi Tanah Bumbu,” ujarnya.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya kemampuan kepemimpinan daerah dalam mengelola potensi dan tantangan pembangunan. Ia menilai inovasi pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam meningkatkan pendapatan daerah sekaligus memperkuat pelayanan publik.

Forum kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai strategi percepatan penurunan pengangguran, pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, pengendalian inflasi, hingga pengembangan pembiayaan kreatif daerah.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin memaparkan sejumlah inovasi daerah dalam menekan angka kemiskinan dan stunting, di antaranya program Sistem Integrasi Ternak Itik di Lahan Rawa dan Lahan Kering (Siti Hawa Lari), Germas Ceria, serta Galaksi yang berfokus pada penguatan surveilans dan imunisasi.

Sementara itu, Bupati Sukamara H. Masduki menjelaskan langkah pengendalian inflasi melalui gerakan pangan murah, operasi pasar, bantuan petani dan nelayan, serta inovasi pemanfaatan lahan kurang produktif. Adapun Wali Kota Bontang Hj. Neni Moerniaeni memaparkan strategi penurunan pengangguran melalui pelatihan tenaga kerja, sertifikasi, hingga aplikasi layanan ketenagakerjaan berbasis digital.

Kegiatan ditutup dengan pemberian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Kalimantan 2026 untuk kategori penurunan pengangguran, penanggulangan kemiskinan, penurunan stunting, creative financing, dan pengendalian inflasi.

| Berita Terbaru