TBDC – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) terus mendorong peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penguatan kapasitas pelaku usaha di era digital. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar pelatihan digital marketing bagi pelaku usaha mikro di Aula Kantor Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin, Rabu (3/6/2026).
Pelatihan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk membekali pelaku UMKM dengan keterampilan pemasaran digital sehingga mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing produk, sekaligus beradaptasi dengan perkembangan ekonomi berbasis teknologi.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumdagri) Eryanto Rais yang disampaikan Sekretaris Diskumdagri, Romatua S. Simanjuntak, mengatakan transformasi digital merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari oleh pelaku usaha saat ini.
Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi dan pemasaran yang lebih efektif.
“Pelaku UMKM perlu terus meningkatkan kemampuan agar dapat mengikuti perkembangan teknologi dan tren pemasaran digital yang terus berubah. Dengan demikian, produk lokal memiliki peluang lebih besar untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Selain meningkatkan kemampuan pemasaran, Romatua juga mendorong pelaku usaha agar terus menjaga kualitas produk, melengkapi sertifikasi halal, serta memanfaatkan berbagai layanan pendampingan yang disediakan Diskumdagri bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda). Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.
Sementara itu, Lurah Gunung Tinggi, Yudi Hanna, mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan yang dinilai menjawab kebutuhan pelaku UMKM di wilayahnya. Menurutnya, masih banyak pelaku usaha mikro yang memerlukan peningkatan pengetahuan, khususnya dalam memasarkan produk melalui platform digital.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini karena memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk menambah wawasan dan keterampilan pemasaran. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan sehingga usaha mereka semakin berkembang,” kata Yudi.
Pelatihan diikuti 15 pelaku usaha mikro dari Kelurahan Gunung Tinggi. Selama kegiatan, peserta memperoleh materi mengenai strategi digital marketing, optimalisasi media sosial sebagai sarana promosi, hingga pengembangan usaha berbasis pemasaran digital.
Materi disampaikan oleh dua narasumber, Rahmad Hidayatullah dan Ilham Bahari. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta, panitia juga menyerahkan sertifikat pelatihan yang diharapkan menjadi motivasi bagi pelaku usaha untuk terus meningkatkan kompetensi dan mengembangkan usahanya di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.