TBDC – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tanah Bumbu menggandeng Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Batulicin dan lembaga pelatihan Aspirasi Skill Center untuk meningkatkan kompetensi aparatur dalam pengelolaan pendapatan daerah.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang digelar di Gedung PKK, Kapet, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (2/9/2026). Kegiatan diikuti pegawai Bapenda serta sejumlah perangkat daerah yang menjadi penghasil pendapatan.
Bimtek diarahkan untuk memperkuat kemampuan teknis aparatur sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Materi yang diberikan mencakup pemahaman regulasi, tata kelola pendapatan, administrasi perpajakan dan retribusi, pemutakhiran data, pemanfaatan teknologi, hingga strategi meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan wajib retribusi.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Adrianto Wicaksono, mengatakan penguatan kapasitas SDM menjadi salah satu faktor penting dalam membangun pengelolaan pendapatan daerah yang berkelanjutan.
Menurutnya, kemitraan dengan KPP Pratama Batulicin dan Aspirasi Skill Center diharapkan mendorong aparatur menerapkan budaya kerja yang lebih adaptif, solutif, profesional, serta responsif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
“Kabupaten Tanah Bumbu memiliki potensi ekonomi yang besar. Potensi tersebut harus dikelola secara profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Adrianto menyampaikan pesan Bupati Andi Rudi Latif.
Andi Rudi Latif juga menekankan pentingnya sinergi antara kompetensi aparatur, sistem kerja, integritas, dan kolaborasi untuk memperkuat pengelolaan pendapatan daerah.
“SDM yang kompeten, sistem yang baik, integritas yang kuat, serta kolaborasi yang solid diharapkan dapat mewujudkan pengelolaan pendapatan daerah yang semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” sebutnya.
Pemkab Tanah Bumbu menargetkan peningkatan kompetensi aparatur dapat dilakukan secara berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan memperkuat tata kelola pendapatan sekaligus mendukung pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Program ini sejalan dengan Visi Tanah Bumbu 2025–2029, yakni Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Adaptif, Melayani, dan Akuntabel.